image

LOVE & RELATIONSHIP

The mystery one can never decode
  • 2016-05-17 05:54:30
    Kak runnyyy, aku mau cerita. Semoga kakak punya waktu buat bales, tapi maafya kalo panjang. Jadi gini, aku di selingkuhin sama mantan ku kaak. Which is, dia melakukan hubungan fisik. Dan aku bukan perempuan yang biasa melakukan hal itu, jadi pas aku tau dia kayak gitu, aku bener2 ancur kak. Bcs i gave him the most important thing as a woman :") aku se down2nya kak, dan se nyesel itu kenapa aku dengan bodohnya kayak gitu :") He asked me for a second chance. Tapi aku gamau memberikan second chance buat dia, karena aku pasti akan insecure dsb. But, sekarang dia malah makin anget sama selingkuhannya itu. Sakit banget kak :") aku sempet berpikir "apa aku salah ga ngasih kesempatan kedua", karena sampe sekarang aku masih suka stalking dia dan masih suka kepikiran dia. And, he's so happy with her, while i'm here crying for my stupidness. Kenapa dia gampang banget nyakitin orang dan berujung tetep bahagia2 aja :") while aku yang disakitin, still picking up the pieces and thinking a lot of another scenarios. But really, many things have been running through my mind. Kayak kenapa dia selingkuh, kenapa dia bohong sama aku, kenapa aku bodohnya dibohongin, kenapa aku masih sayang sama dia, dan apa yang kemarin dia lakuin ke aku cuma bullshit? Aku sebagai perempuan dianggap apa sama dia? :") i'm crying a lot kak ruuun, gapernah aku se down ini karena masalah cowok. Tell me how to forget him :"(
    • helau. well, the only thing I will tell you to do is TO EMBRACE THE PAIN. bukan lupain dia bukan seselin apapun itu yang udah kejadian. ini gak main2 ya, you are on your way to be a stronger woman after this. thank him for being a jerk sih. gpp banget untuk kamu bertanya why why why why why how could he, what had I done wrong etc and the only answer you would get: he came to your life to introduce you to pain that will make you stronger. silahkan perkaya diri kamu sama quote2 penguat diri yang bertebaran di luar sana hahahaha tp reality is reality: what matters is not what has happened, what matters is HOW YOU PERCEIVE IT. darling you're now reading an answer written by a survivor. dan frankly saying, it's not once or twice, I fell to the same holes over and over again. did I regret it? nope. have I been stronger? 100 yeses. multiple pain in high school tuh kayak disiram air keras loh :""D terus diulang lagi mau aja diboongin after Uni with a different person tuh kayak udah tau pernah disiram air keras tapi malah diminum. lol. stupid. tapi I always believe kalo kindness never fails sih. never. it will dumb you, but the victory lasts longer. tapi kindness itu harus dicombine sama a very healthy logic. kalo udah ngerusak ya usaha tinggalin dong harusnya. jadi your question kenapa dia sekarang bahagia dll, have faith kalo that kind of character (pendusta, disloyal) tidak akan punya hubungan yang juga respectful dan loyal nantinya. well kalo one day iya, ternyata happily ever after sama selingkuhannya ya berarti he managed to find his own kind. but you? you're not a liar and don't ever be. be you and you'll also find your own happiness. yang emang juga honest dan loyal. Alhamdulillah askRunny's author has found the man she's been looking for. di saat yang tepat dan dengan Gratitude yang berlipat ganda. karena apa? she's survived a lot of lies and misconduct. and you? you will too :p dan plis deh kamu gak kasih second chance itu gak perlu diseselin ya... ya stalking aja mantan kamu sampe rabun gpp. it will make you get used to what you don't wanna see. jadi kalo orang bilang "masih aja diliatin deh ngapain sih" dll aku punya pendapat yang beda. be painful. enjoy the pain. deketin rasa sakit itu. deketin pusat sakitnya. nangis ya nangis. lama2 abis kok tu air mata :"""D hahahahah. sadness doesn't last, sweetie. happiness juga. makanya when it exists, it needs to be appreciated. it makes you MORE HUMAN. and all those emotions, train yourself to control them. be a bold endoskeleton. ini bagian yang Insects baca deh: (http://goop.com/conscious-uncoupling-2/) love it. enjoy the pain yah! seru kok and I mean it! ;D
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2016-04-22 16:53:59
    Run gue diselingkuhin, disaat gue pikir gue akan ngelangkah ke jenjang lebih serius lagi sama dia. Dan umur gue ini bukan umur untuk main2 lg apalagi gue cewe yang menurut kehidupan sosial kita itu nikah jangan kelamaan (yang gue nilai bener juga). Dikamus gue kalo udh selingkuh itu udh hard limit gue run tp gue syg banget run sayang bgt. Dan skrg ada org baru yg mencoba masuk ke hidup gue dan gue nyaman sm dia. Tapi satu sisi mantan gue juga gabberhenti minta maaf ke gue dan usaha terus run. Gue bingung jujur aja karena gue sama dia kan ga sebentar. Gue bingung mau buka lembaran baru yg gue gatau kedepannya gimana atau mulai lg sm yg lama tapi gue udh tersakitin....
    • tergantung sih. beda2 tiap orang. ada yang emang udh harga mati, selingkuh coret. ada yang masih berusaha untuk tau motifnya & maafin. tapi kalo pandangan gw sih, masalahnya bukan kalo lo lanjut lagi sama si mantan padahal lo udah tersakiti. justru buat gw bukan sulit di terlanjur sakit hatinya. tapi lebih ke, emangnya hubungan itu akan tetep sehat ke depannya kalo dilanjutin? apa gak lo akan curigaan mulu kerjaannya + gak tenang damai + dia mungkin mengulangnya lagi? bukan masalah the wound is hard to heal sih, tapi won't you be too anxious of getting hurt again? dan itu pasti nantinya akan mengganggu. rasa takut itu. gw saran, keputusan lo nantinya itu harus punya dasar yang kuat sih. the fact kalo dia selingkuh itu lo juga mesti tau bentuk perselingkuhannya apa dan kenapa. iya, dia selingkuh. tapi jangan sampe lo sekedar emosi dan membabibuta untuk terminate dia. lo usir dia dengan logika. dan exiting with logical reasons adalah yang terbaik dan gaakan buat lo nyesel atau labil ke depannya. karena kalo, as you said, lo akan nikah sama dia, berumah tangga dan punya anak, TOLERANCE lo untuk FORGIVING itu akan lebih besar. you have committed and it's not easy to just leave your family (children) only for a cheating husband. jangankan selingkuh, orang2 yang masih bertahan di pernikahan walaupun diabandon itu buanyak banget. not teaching people to simply tolerate a misconduct, but there will be careful considerations in marriages when it comes to conflicts and resolutions. dan mumpung kamu belum ada di komitmen & ikatan janji bawa nama Tuhan, kamu harus selektif memilih. jangan stay karena nyaman apalagi karena udah terlanjur lama bareng2. the time wasted doesn't mean anything if you're not sure whether the relationship will work in the future. ini aku setuju banget sih sama opininya org yang komennya kuattach di bawah: choosing someone you marry is like choosing the problem you want to face for the rest of your life. and it's a HUGE commitment. jadi coba dipikir lagi apa iya gak mau coba kenal si orang baru? :p
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2016-04-14 07:17:47
    Hi nona runny! bagaimana membangun sebuah kepercayaan dalam sebuah hubungan?
    • kepercayaan itu benda abstrak yang wujudnya gak keliatan. yang bisa diuji hanya dengan waktu yang udah lewat dan waktu yang akan datang. sama kayak orang mau ttd kontrak. abu2 kan? cuma bisa bilang "liat dong portfolionya" "track recordnya gmn?". dan hanya dengan melihat ke belakang, kamu bisa kira2 gimana ke depan. selama janji tidak dilanggar, selama ucapan bisa dipegang, yang namanya kepercayaan baru bisa dibangun. :D
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2016-04-03 01:23:31
    Ka run menurut kaka bisa ga satu cewe sahabatan dengan satu cowo tanpa ada perasaan lebih? Ini bukan dalam satu peer yg terdiri dr 5 orang ya ka. Tapi ini pure 1 cewe dan 1 cowo sebagai individu
    • haahahahahahah. ini pertanyaan banyak orang sih. hmm.. sebenernya yang punya pikiran GAK MUNGKIN temenan doang tuh pasti golongan orang-orang yang sering banget nemuin case dari sekitarnya yang sahabatan cowok cewek tapi sebenernya gak sekedar temenan. jadi mereka pasti udah gak percaya sama boy-girl friendship :""""D hahahahah. which is ada benernya juga. tapi di sekitarku masih ada kok yang sahabatan banget cowok cewek tapi fine aja. gak banyak sih, tapi ada. tapi yang ada batas ya. jadi sahabatan yang yaudah.... saling lapor update & cerita kalo ada big events aja. tapi kalo sahabatan udah kayak pacaran yang kontakan tiap hari, update apapun cerita, tempel2, most likely sih... most likely ya... emang itu jadinya bukan sekedar sahabatan :"") hahahahaha. ya either salah satu fall atau ada sparkle sesaat atau apapun itulah. bisa disadari bisa enggak juga. karena menurutku special feeling starts from admiration. jadi kalo spend time udah sering, secara fisik juga attracted satu sama lain, apalagi saling emotionally fulfilling.. kemungkinan besar ya bisa end up pacaran. so for this, I don't really have a black or white answer. it's still in the grey area, for me. but I do have my references. ini ada quote gitu yang aku setuju: "A guy and a girl can be just friends, but at one point or another, they will fall for each other.. Maybe temporarily, maybe at the wrong time, maybe too late, or maybe forever..." emang kayaknya gak mungkin pure sahabatan banget cowok cewek, however... ada juga satu buku yang aku punya judulnya "I Think I'm in Friend-Love With You". it best explains how a person adores his/her best friend... but it's just not that romantic kind of love. dan komik di bawah ini kumpulan halaman-halamannya. happy exploring :D
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2016-03-26 01:49:58
    Gw suka sama satu cewek, seumur hidup gw ga pernah ngalamin perasaan sebegininya. Dia temen satu kerjaan gw, waktu pertama kenal, gw nyantai aja, krn emg gw tipe yg jarang banget ngalamin having feels at the first sight, gw tipe yg mengagumi dari kepribadian. Dan sekarang hampir dua setengah tahun gw kenal dia. Dimata gw, dia perempuan yang nyaris sempurna, pribadinya lembut tapi penuh ketegasan, intelijennya, pembawaannya, jiwa sosialnya, can't explain it! You should meet her and know it by your self. Udah hampir dua setengah tahun gw deket sama dia (sahabatan) selama itu jg gw mendem perasaan gw. Gw ga pernah cerita ke siapa-siapa soal perasaan gw, dan kalo pun gw cerita, gw cuma bakal cerita ke yang sama sekali ga kenal siapa gw (laman anonymous ini, terima kasih sudah berinisiatif membuat website ini), dan ke yang paling tau gw, Tuhan. Anyway, sebelum kita temenan deket, dia baru aja jomblo, dan sejak itu, sampe sekarang dia masih nge jomblo. Bkn karna engga ada yg ngedeketin dia, tapi dia nya engga pernah ksh respon, karena emang masih blm move on. Dan gw, gw jadi orang yg tau semua hal tentang dia. Gw jadi orang yg dia jadiinn tempat buat cerita apapun. Gw jadi orang yg secara engga langsung dia ajak buat ngerasain apa yg dia rasain. Gitu jg gw, setiap ke kantor yg pertama pengen gw tau, dia ada di mejanya. Singkat cerita, mantannya ngehubungin dia lagi, dan seperti biasa, dia cerita ke gw. Dan gw, seperti biasa juga selalu ready buat jadi listener, dan kasih saran supaya dia perjuangin berdua, "pasti ada jalan!" itu yg selalu gw blg ke dia, karna gw ngerti gmn pengennya dia buat bisa bareng lagi ama tu cowok, dan gitu juga si cowok, tp emg keadaan yg buat kecil kemungkinan mereka bisa bareng, tapi Gw ga bisa cerita kenapa. Sering bgt gw hampir lost control, susah payah gw nyadarin diri supaya ga kebawa suasana. Kemarin, Gw ga sengaja ngelihat dia lg buka salah satu aplikasi texting, dan lagi texting sama mantannya itu. Gw gatau waktu itu gw jealous abis, rasanya gw kebakar parah, tapi gw bisa apa? Pengen bgt rasanya ada mukjizat dtg trus nyadarin dia, ada gw loh. Lo bayangin aja, dua setengah tahun ruuuunnnnnn, dua setengah tahun! Perasaan Gw cuma gw teriakin dalam hati. Tapi bayangin, dua setengah juga dia bisa tahan ga lihat kiri-kanan, dua setengah tahun juga dia blm bisa move on! Kadang rasanya gw pengen nekat bilang jujur, tapi terlalu mahal yg gw taruhin, ga menutup kemungkinan silaturahmi gw ama dia bakal kepengaruh. Gw mungkin emg ga bisa jadiin dia seseorang yg spesial dihidup gw, tapi se-enggaknya gw ga kehilangan sahabat gw. But It suck when you can't express your feel!!! Gw gatau lo bacanya jijik atau apalah, nganggep gw cowok alay, lebay, cengeng, drama, whatever. I just wanna tell some one, but I didn't believe anyone. Dilain sisi, menurut gw Cowok ama cewek itu sama-sama punya hak buat cerita keluhan perasaan, manusiawi. Menurut gw sih. Tapi kadang, gw ngerasa terkadang orang-orang kurang memanusiakan kami (lelaki). Tapi ya, ini cuma pendapat gw aja, diluar cerita gw tadi. BTW, Entah ini minta pendapat? atau cuma sekedar cerita? Intinya gw cuma pengen aja nulis disini. Thank you for this nice anonymous website, Run! Success for your live and Carriers.
    • gak jijik kok. men have the exactly equal rights to feel sad or confused. just like women. gw juga setuju sih, kalian laki2 kayaknya lebih dituntut untuk "less human" karena harus lebih kuat, lebih tahan banting, lebih less dramatic. sebenernya enggak. galau sih galau aja. manusiawi. ahahahahah. well, all i can say is, it's a beautiful feeling you have there. dan sepertinya this girl is very special for you. dan her personality seems very interesting too. mungkin lo cerita ini juga gak ngarep apa2 & cuma tumpahin kegalauan lo aja, which is fine, tapi mungkin gw juga mau komen tentang beberapa hal. lo bener sih, the gamble you're facing itu sangat risky. artinya, kalo lo ngakuin ke dia, chances are: persahabatan kalian bisa berubah or worse, lo bisa keilangan dia. buat gw even WORSE lagi karena kalian sekantor. things would be very different kalo auranya udah negatif gitu. boong banget kalo masih bilang bisa profesional. most of the time we're just human beings yang kalo lagi bad mood ya bad mood. dan if things turned out NOT accordingly, alias gak sesuai sama ekspektasi ya, you might risk your job too. lumayan banyak kasus begini yang gw tau. dan end up nya ya jadi lebih complicated. because you can run from someone but you cannot run from your job just like that kan. dan kalian akan dipertemukan 5 hari seminggu anyway effortlessly. itu pertimbangannya. tapi ini still 50:50 sih sebenernya. the first 50 adalah, lo ngomong terus dia gak ngerasa yang sama alias you've been friendzoned this whole time, terus dia kecewa karena lo membuat hubungannya jadi awkward. I know a friend yang dia murka total ke temen cowoknya karena si temen admitted his special feeling ke temen gw ini. she was like "why are you doing this to me? why are you doing this to us?" jadi bagi temen gw, si cowok egois. ya pretty much kalo mutusin untuk ngomong itu ada sisi bela self-ego nya sih. tapi buat gw gak ngomong pun ya bisa jadi egois juga. lalu the other 50 adalah, lo ngomong dan ternyata dia juga memendam rasa yang sama, even kinda regretting WHY lo baru ngomong. krn as a girl dia merasa it's your responsibility to start the sensitive topic. itu happy ending. tapi another threat adalah... which ini sebenernya SANGAT penting. I don't know whether you believe this or not tapi pas pacaran you might not like her AS MUCH as ketika lo jadi sahabat dia. and this happens. the feeling might change. you might love her even more or you might turn your feeling into something yang lo juga bingung apa. singkatnya dia bukan lagi si dreamy girl you liked before. beberapa faktor sih. pertama, menjadi sahabat dan menjadi pacar itu beda. ada tanggung jawab ataupun kondisi yang mungkin gak dihadapin dalam friendship biasa. ada tuntutan dan ada pagar yang akan ilang (kalian akan hidup 24/7 - marriage wise). itu semua cuma bisa lo jawab dengan beneran jadi pacar dia. ada kasus yang NYOBA pacaran dengan sahabat dan gagal. karena ya... kedua, ada cocok2an itu. lo nih posisinya adore dia banget kan sekarang. kayak she's at the top of your mind dan everything juga lo kasih buat dia. di hubungan serius, gak bisa. lo harus bisa kasih arahan dan bimbingan. jalan berdua, posisi sejajar. atau ya by case ada yang lebih dominan dari yang satunya. yang pasti dengan 1 tujuan: kebaikan hubungan. tapi ya gak bisa yang "I love you that much and you can take everything in the world because you deserve it". that's unhealthy. jadi ya puzzle piece nya blm tentu cocok. harus dicoba yang pasti. yang berhasil banyak, tapi yang gagal juga gak sedikit. saran gw sih, lo bisa ambil jalan tengah. utarain... tapi dengan sangat smooth. becandain aja "menurut lo kalo kita pacaran cocok gak ya hahahaha" ya yang menjurus2 gitu deh. jangan tergesa2. tapi juga menurut gw jangan dipendem gitu aja sih. lo cuma hidup sekali. kalo lo pendem seumur hidup, terus lo mau gak mau pacaran sama orang lain mau nikah, tapi masih ada secretly unfinished business sama cw ini, beban pasti. gak plong. dan gak sehat. let her know, let yourself know whether or not there's a chance.... tapi dengan cara yang sangat smooth. cuma lo yang bisa mengukur kira2 reaksi dia positif atau negatif. tapi yang pasti... you must free yourself from this torture. you don't need to tell her everything, you just need to let her know a bit or two. kasih kisi2 tapi yang bisa melegakan lo. if life is only between birth and death, for you this time it's about GO HARD OR GO HOME :D
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2016-03-26 00:33:08
    hi Run, menurut km kalo baru jadian trs kita baru tau kalo ternyata wkt pdkt ke kita, ga cuma kita aja tp ada 3 cewe lainnya, menurut km gmn? thanks run success always
    • menurutku........ he used his time wisely to select. hahahahahaha. ibarat orang cari kerja, untuk mencari yang tepat, apa iya gak boleh nyebar CV? hahahaha. kecuali kalo udah pacaran & udah milih 1 tapi masih maintain kiri kanan gak ngudahin baru sih....... kill. HAHAHAH
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2016-03-25 23:30:46
    Ka runny maaf banget mungkin kaka terlalu sibuk krn beberapa pertanyaan aku belum terjawab. Aku cuma mau cerita ka dan jujur aku bener2 gatau mau cerita kesiapa karena takut. Jadi cowo yg udh deketin aku selama 6bulanan dan skrg hampir 8 bulan itu masih sama aja ka, tapi memang ada alesannya pertama dia anaknya tertutup banget, kedua dia sama aku beda agama aku muslim dan dia ga, tp kalo diblg flirting2 dia ngelakuin itu juga ke aku dan beberapa kali dia blg ke aku kalo dia ga berani untuk nembak cewe. Aku sekarang jujur ada dititik lelah capek jenuh sama ini semua dan sampe aku mau nanya maksud dia selama ini apa? Tapi pada dasarnya kita seperti tmn deket yg gatau deket krn nyaman atau dia emg ada maksud. Menurut ka runny apa salah kalo aku nanya?
    • gak salah lah! justru itu saran pertama yang akan kukasih ke kamu. harus nanya. karena truly, komunikasi itu salah satu hal terpenting di hubungan setelah respect. dan kalo dia gantung gak jelas gini kan kesimpulannya he's just playing around, disrespecting you. kamu di sisi lain juga harus lebih tegas. no matter how much you like him, if he's just the kind of guy who says A does B, he's not worth it. gak begitu penting kok dia tertutup atau kalian beda agama. apapun alesannya, kalo dia gak jelas, atau ya ngebuat kamu ngerasa gak tenang, ya salah. kalo gak jelas tapi pake flirting ya it's pretty obvious kalo he's a jerk. dan gak boleh mikir dia bisa berubah karena kamu. gunakan kelelahan kejenuhan kamu untuk nanya sama dia & stop jadi bulan2an for almost a year. come on, kamu pasti bisa lebih berani. berani untuk ninggalin yang gak pasti :D
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2016-02-18 06:05:02
    hai kak, i"ve something to say that you're amazing :). btw i;ve a questions. what do you think about person that you love him so much, but he not feel the same *i think* and what should i do? but if we meet, he do something that make my heart meleleh haha. but if we chatting or texting he very cold, and it's very different if we meet. it's complicated story ya? sorry hehe. i hope you have an answer to make my eyes open. thx so much kak runny for you time :)
    • thank u for your opinion :""D <3 well frankly saying, kalo in the end dia tetep usaha untuk dapetin kamu & pertahanin kamu sih, gpp. kita gak bisa expect orang lain untuk punya cara komunikasi & ekspresi yang sama kayak kita. dan terkadang ngobrol langsung atau di chat gitu ya bisa aja beda. tapi satu2nya yang bisa buktiin apa niat nih org adalah tindakan2nya. CARAnya, bisa macem2 dan dengan medium apapun. jadi kalo ada orang bilang "iya nih dia bilang dia gak bisa kasih status ke gw tapi dia bilang cinta sama gw": itu jelas2 ada gap & ketidakseimbangan antara ucapan dan perlakuan. that.. is a problem. hahahahaha just make sure he's a good guy by seeing the way he treats you consistently.... bukan yang hari ini gini besok gitu.. say bye2 buat yang labil2 :-p
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2016-02-10 19:48:03
    Hi Kak Runny, aku mau minta pendapat kakak karena aku lagi dalam posisi dilemma. I'm a girl. I'm 20th going to 21th. And I've never dated anyone before. I'm worried that I'll never have a boyfriend.. I think I'm going through a depression or something... karena 2 bulan lagi umurku 21 dan aku belum pernah ngerasain pacaran sama sekali... pernah sih deket sama orang.. ngerasain di tembak.. pdkt dan lain sebagainya.. tapi gak berujung jadian.... sampe 9 bulan belakangan ini.. aku suka sama seseorang... seorang yang dulunya aku anggep strangers tapi akhirnya kita saling kenal.. berawal dari 9 bulan yang lalu, dalam suatu acara kepanitiaan, aku jadi panitia dan dia adalah salah satu peserta, sebenernya aku udah tau dia dari tahun kemarinnya, karna ini kedua kalinya dia jadi peserta di acara yang aku adain.. sampai akhirnya, semesta mempertemukan kita, dia ngajak kenalan duluan, akhirnya tukeran line, trus chat2an... di ending acara, he gaves me his hat. he said "ini buat kamu. buat kenang2an." and then, kita lanjut chat2an selama sebulanan.. kyk org pdkt pd umumnya.. tp aku ngerasa ada yg ganjil kak.. ternyata dia udh punya pacar. dia jujur pas aku tanya. abis itu aku mulai menjauh dari dia walaupun dia masih sering ngechat aku.. akhirnya kita lost contact. 2 bulan kemudian, tiba2 kita chat lagi.. and he tell me that he breaking up with his gf karna dia ldr sm pacarnya. jujur disitu aku senengggg bgt, karna he no longer in a relationship.. which means ada kesempatan dong buat aku?? trus kita chat2an.. tapi yaa gitu kak, kadang chat kadang engga.. dia itu tipe yang kadang muncul kadang ilang. trus akhirnya aku mancing2 buat ketemu lagi karna selama ini cuma chat2an aja kan.. aku mancingnya mau ngasih oleh2 dari liburan aku.. trus dia kepancing dan akhirnya kita ketemuan.. hampir 8 jam aku habisin waktu sama dia.. mulai dari ngobrol ga penting, sampe ngobrol serius dan hal2 pribadi.. sampe2 dia ceritain suatu hal yang menurut aku privacy banget... setelah ketemuan, dia jadi baikk bgt kak sama aku, beda banget dari dia yang sebelumnya, jadi lebih care, pokoknya beda 180 derajat. dia jadi lebih baik :). tapi itu cuma berlangsung 3 minggu.. kayaknya dia bosenan.. lama2 dia berubah.. jadi balik ke yang dulu.. trus dia kan mau tanding, aku datengin kak.. trus dia jadi baik lagi.. tapi sesaat doang.. kurang lebih sekitar 2 minggu. abis itu kita lost contact. sampai sekarang. udah sebulan lebih kita lost contact. aku bingung harus apa. harus move on atau ngelupain dia..? tapi sampe sekarang jujur aku masih belom bisa lupa dan bahkan aku masih berharap.. berharap dia yang ngehubungin aku duluan.... berharap dia nyariin aku. tapi kayaknya impossible. 4 bulan lagi kita bakal ketemu. karna dia bakal jadi peserta lagi di acara yang aku adain. kata temen2ku, harus aku yang mulai duluan karna ga mungkin dia yang mulai.. dan kata mereka, masih ada yang belum terselesaikan di antara kita.. he's the one that i'm looking for all this time kak.. selama ini setiap laki2 yang deketin aku, gaada yang bisa buat aku senyaman aku deket sama dia. he always makes me laugh. bahkan, aku rela2nya buat nyamperin ke pertandingan dia.. bawain makanan, cheesy bgt sih but i've never done that to any other guy before.. am i putting too much effort? dari semenjak aku lost contact sama dia sebulan yang lalu.. aku udh ga main social media lagi.. cuma line doang, aku ga update apa2, aku ga buka path.. dan sosmed yg lainnya. ternyata dia juga kak... dia ga update apa2.. dia ga ganti2 dp line.. dia ga like foto di instagram.. suddenly, he's dissapear. aku mikir, aku ngilang, dia juga ngilang. trus kalo sama2 ngilang.. siapa yang mau hubungin duluan :( kata temenku, aku harus hubungin duluan.. sebelum aku nyesel.. takutnya 3 bulan lagi dia udah punya pacar atau balikan sama mantannya.. "finish what you started" gitu kata temenku. tapi aku takut kakk.. aku takut kalo aku hubungin duluan nanti harga diri aku sebagai perempuan jatuh untuk kesekian kalinya karna kemaren2 aku udh usaha yang berlebihan ke dia... aku juga takut respon dia ke aku tetep sama... tapi aku lebih takut lagi kalo aku harus kehilangan dia... menurut kak runny gimana ya? apa di tahun baru nanti aku harus hubungin dia? biar ada alesannya.. atau ga usah ada alesan sama sekali? jadi tiba2 hubungin aja? trus aku harus ngomong apa kak kalo nanti aku hubungin dia? atau... aku harus lupain dia? karna sampe skrg dia juga ga hubungin aku.... menurut kakak dia suka ga sih sama aku? apa aku yang baper ya? jadi sebernya dia cuma nganggep aku temen doang trus aku nya kebaperan? aku bingung banget kak aku harus apa.. terlalu banyak pikiran2 aneh yang muncul di otak... such as, in fact, he's not that into me... dia cuma nganggep aku pelampiasan doang atau dia cm mainin aku? tp kata hatiku bilang kalo dia suka sm aku.. walaupun sedikit. kenapa dia berubah ya kak? pergi tiba2? kak runny maaf banget ini panjang banget.... maaf banget kalo udah ngeganggu waktu kakak.. makasih banget kakak udah mau dengerin curhatan aku yang panjang iniii.. :''') i really need your advice kak.. karna advice dari kakak nantinya bakal nentuin apa yang bakal aku lakuin ke dia.. thanks a lot before, thank you so much kak runny for your time & advice :)))) much love, xxo -x-
    • hi.. well "finish what you started" itu bener. tapi sekali finish ya finish. aku akan tegas dalam menjawab pertanyaan kamu ini ya. no room for "what if" atau "it could be". tegas sama diri kamu. buatku gak ada masalah sama sekali dalam caring too much atau putting huge efforts on something that you really like. itu ya what defines you. tapi it would be stupid and wasteful kalo kamu investing too much time on someone yang appreciate kamu juga enggak. sekarang kita kesampingkan dulu aja masalah dia "mungkin suka" "kayaknya suka" "feeling suka walaupun sedikit". yang bisa membuktikan sesuka apa dia sama kamu adalah tindakan dia. dan usaha dia. kalo mau logis sebenernya gampang aja. kamu bikin aja Excel sheet terus bikin tabel yang isinya timeline dari kalian ketemu sampe dia baik terus ilang, care terus bodo amat. itu udah berapa kali. terus tanya temen kamu yang logis (bukan yang menye), ini laki kemungkinan maunya apa. LOGIKANYA SIH, dia gak serius. tapi oke sekarang kan yang jalanin kamu, kamu yang ngerasain, kamu yang lebih tau dia gimana. let's say, dia emang lagi bimbang aja mau sama kamu atau enggak. ya sampai kapan........ sampe kamu umur 23? kan enggak. dan lagi, umur kamu sekarang 21 and single pun jawabanku "so what?" sih. so what, selama kamu tidak berhenti improve diri.. belajar dan berkarir.. sambil bergaul. maintain good network dan friendship dengan sebanyak2nya circle. dari situ kamu akan dapet peluang ketemu "the one" nantinya. tapi for this guy, it shouldn't be a dilemma. because it's pretty clear kalo dia gak jelas. and babe, hari gini cari yang jelas aja. aku juga menye kok, sering gak logis juga. cuma I avoid being in a dumb situation. yang kalo emang jelas gak dihargain, dan jelas2 dia gak mau, ya ngapain ditungguin dan ditangisin. dan sekarang, what you need to do is... gak papa tetep suka atau mendem perasaan. tapi kalo mau dapet kepastian ya TANYA. abis itu udah. biar kamu puas aja. kalo dia masih ga jelas juga, ya kamu tegasin diri kamu, latih ketegasan diri untuk... "hey you know what? this is wasting my time." stop bertindak. mau tetep suka atau apa tapi stop tunjukkin itu ke dia. dan kalo alesan why he seems like he's the one you've been looking for karena dia selalu bikin kamu ketawa..... ya...... nonton Srimulat aja juga kamu bisa ketawa :""""D girl, we need men who are serious, responsible, committed, and of course the ones who know exactly what they want. and YOU must be in it. kamu inget2 deh....... the first time you guys met... exchanged contacts...... then he gave you his hat???? he was still with his girlfriend! he's an obvious arsehole. inget2 itu dan pasti akan lebih mudah untuk dorong logika jadi dasar tindakan kamu. okay? :D
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2015-12-01 23:58:40
    kak run, mau minta pendapat deh. aku cewek 19tahun, punya pacar 10 tahun lebih tua diatas aku, yang sebenarnya dia adalah boss ku sendiri :" beberapa bulan yg lalu dia nyatain kalo dia mau serius sama aku, dia mau tahun depan kita nikah, baru ngomong nya ke aku aja sih belum ke orang tuaku kak, awalnya kan aku ragu dia bener serius atau engga sama omongan nya krn sempet dia udah nentuin bulan pernikahan nya. akhirnya aku jalanin aja dulu kan kak, seiring waktu berjalan dikenalin lah aku ke orang tuanya dia, aku disuruh nginep sama orang tua, sampe mamanya bilang seneng kalo aku bisa nikah sama anaknya. cuma masalahnya saat ini adalah, aku baru tau ternyata dia punya pacar kak:'( dan mereka pacaran sudah lama, malah sebelum aku kenal sama boss ku ini:'( aku jd berpikir aku yang kedua dong ya:" tapi kenapa dia bisa ngomong se serius ini sama aku. emang sih posisinya cewe pertamanya itu janda anak 1 kak dan umurnya lebih tua dr pacarku. aku tau ini krn tiba2 aku check hp nya dia dan lama kelamaan aku kepo tentang cewek itu. but, cowokku belum tau kalo aku sudah tau yg sebenernya. sampe saat ini aku masih ngejalanin hubungan sam bingung sebenernya aku harus apa kak :'( disisi lain ortu ku sudah tau soal rencana nikah ini, aku takutnya tiba2 pacarku milih cewek pertamanya yang kecewa bukan aku tapi lebih ke orang tua ku kak:'( menurut kak run gimanaa? dia serius sama aku atau engga yaa? maaf ya kak kepanjangan :""""
    • hai :"D nomor 1 yang harus kamu lakuin pastinya ngomong sama dia sih. salah besar banget kalo dia gak tau kalo kamu tau. it's just a bad start kalo harus umpet2in sesuatu kayak gitu. kamu obrolin sama dia kalo emang kamu tau & maksudnya apa ini semua. biar clear aja & kamu gak serba duga2. communication is simply the core of a healthy relationship. be angry, be sad, but let him know what you know and feel. dan anggep aja ini kabar baik, peringatan dari Tuhan kalo kamu harus berhati-hati. karena ya, dengan akal sehat, jangan pernah pilih menikahi laki2 yang udah punya pacar..... ini cukup sederhana kok. cuma ok, kamu 19 tahun, kamu in love, kamu masih meraba2 kenapa kok kayak gini, di saat kamu pikir kamu dekat dengan "masa depan ala Disney happily ever after" ternyata kenyataan gak semanis itu. one thing.. biasa dan normal kok apabila ada rencana dan gagal, punya plan taunya gak jadi. itu hal yang sering banget kejadian & itulah hidup. we never know what happens next. tapi untuk melanjutkan sebuah rencana yang kamu udah bisa prediksi akan bermasalah ke depannya, terus masih aja lanjut, itu namanya nekat dan bodoh. sama aja kayak bisnis, sama aja kayak investasi. kita mesti pinter2 kalkulasi apakah ini feasible, apakah ini worth it, apakah akan menguntungkan & membahagiakan ke depannya, iya kan? and... the same goes with a relationship. you get to choose a person whom you think is worth all the things you invest such as time, energy, emotion, everything! dan okelah ada masanya berbodoh ria untuk salah pilih & coba lagi, tapi when it comes to marriage...... lapisan yang kamu harus pertimbangkan itu tebeeeeelll banget. kalo kamu maafin orang ini & tetep lanjut, sadar gak kalo itu semata2 ego? "cinta" yang kamu sebut cinta ke dia itu ya ego kamu. kenapa? karena kalo ortu kamu tau apa yang sebenarnya terjadi.... mereka juga pasti khawatir & gak seneng. jangan ditahan2 untuk gak ngomong ke cowok kamu ini kalo kamu tau hanya karena rasa takut. takut gak jadi, takut sakit hati, takut malu--itu semua tentang kamu. tapi gimana coba keluarga kamu? kalo mereka udah setuju, terus ke depannya makin banyak yang harus dikorbanin lagi.. waktu bahkan uang? apa kamu rela mereka dikorbanin? :""") mending sekarang, kamu pasang badan. you need to be brave to lose him. harus berani. beraniin ngomong & terima konsekuensi yang mungkin terjadi. you're very young.. so young you still have a bunch of opportunities to meet other guy who will respect you to be his only one :""D dan, aku banyak juga menemui kasus yang terjadi cinta2an di kantor, dan jadinya karir (yang bagi mereka sangat penting) jadi bias sama hubungannya. intinya, if you need to move on and leave your job, if that's the thing that will help you, do it. kamu masih muda.... jangan diabisin kesempatan berkembangnya hanya untuk laki2 yang salah di waktu dan tempat yang salah pula. seiring berjalannya waktu kamu menuju kedewasaan, kamu akan sadar, mana yang emang beneran serius, mana yang enggak.. intinya satu, kamu harus ngomong sama dia kalo kamu tau, harus pinter & logis dalam menanggapi alesan dia nantinya, dan cerita ke ortu... karena cuma mereka yang akan kasih masukan yang paling mendekati sempurna. simply because they're your parents, they want the best for you, and they love you unconditionally. hihihi all the best yah <3
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
BACK TO TOP