image

LOVE & RELATIONSHIP

The mystery one can never decode
  • 2016-07-02 02:15:38
    Ka runny, aku mau minta saran. Jadi aku pacaran dan aku ngerasa agak berat kalo aku bayar sendiri2 terus. Aku kaya punya byk keperluan ka. Aku tapi bingung bilang ke pacar aku gimana. Menurut ka runny harusnya cowo itu memang membayari atau bagaimana ya ka? Terus aku mesti gimana ya ka? Makasih byk kaa
    • Mungkin jawabannya agak beda ya kalo ditanya ke cewek lain :"D banyak yang berpendapat kalo pacaran itu ya cowok wajib menanggung bayar2an si cewek. Tapi pendapatku beda sih. Mindsetnya sih, consider you're single. Bukannya keperluan2 kamu itu tanggung jawab diri kamu sendiri once kamu udah kerja & punya penghasilan? :""""D ada orang yang abis kerja, ortu masih bayarin ini itu. Tapi gak sedikit juga orang yang udah kerja & ortu ngelepas seluruh pembiayaan. Jadi ya. Ini tinggal kapannya aja sih kita melatih diri kita untuk mandiri. Soalnya our parents gak mungkin selamanya ada untuk nyokong kita secara finansial, begitupun dengan pacar atau suami :"""") we have to train ourselves to be independent, atau ya at least latihan untuk SIAP mandiri. Well, of course sih yang namanya pacar laki tuh dianggep harus bayarin nonton atau makan atau ya anter jemput. Tapi menurutku gak aci kalo kita expect mereka untuk sepenuhnya bertanggung jawab atas itu. Iya pasti seneng kalo iya, tapi again, masih pacaran ya kita belom jadi tanggungan siapa2 kan :"") kalo udah nikah, kan sepantasnya kita "merasa" ditanggung. Tapi itupun buatku tetep jangan jadi keterusan sih. Buatku, sebagai wanita selama kita masih sehat, punya akal, dan bisa cari uang, kenapa enggak? :""D kecuali pas udah punya baby ya. Itu tentu fungsi kita sebagai ibu harus dilakuin. Di situlah.. Laki2 sebagai suami dan ayah perannya besar dalam mencari nafkah. Karena ibu baru melahirkan atau hamil ya boleh bahkan dianjurkan untuk fokus ke buah hati dulu. Seterusnya mau lanjut kerja atau urus anak ya pilihan masing2 keluarga. Jadi ya gitu sih.. We must be ready to support ourselves, single or married bahkan. Caranya biar siap, ya dengan punya mindset kalo kita bisa aja tiba2 ditinggal sendirian. Whatever force majeurnya bisa aja kejadian kan. So i think.. If the pacaran lifestyle (sering ngedate, liburan, perlu kado kalo ultah dll) jadi beban..... Pilihannya bukan "lo harus bayarin gw karena gw cewek lo" tapi it's either batasin lifestyle nya atau bicara ke dia soal prioritas kamu keluarin uang untuk keperluan a b c. Again, other girls might have different views than i do yah. So if you really think that your life expense is your boyfriend's responsibility, tell him so. Kasih tau aja. Kalo dia gak berpikiran yang sama, berarti gak cocok. Pilihannya kamu adaptasi sama cara pandang dia atau sebaliknya. Kalo gak bisa juga ya berarti bukan dia orangnya :"""D (fyi, i'm in a relationship in which my boyfriend sometimes pays our bills, but not necessarily. We save money together for things we might need in the future. We think later on whatever we need in the family is the responsibility of BOTH OF US. Gak sih, pacarku mikir itu 100% tanggung jawab dia kalo udh nikah nanti tapi aku tetep maksa mau contribute LOL.) Mindset aku 1: aku harus bisa mandiri. Walaupun nantinya pasti ada waktu di mana suami akan nanggung lebih besar ketika aku urus baby, tapi selama aku masih produktif, aku mau usaha cari uang kayak suami, untuk keluarga. So now, get back to your sense and what do you think? If you think your boyfriend is responsible for your relationship's expense, talk to him. Komunikasiin. And see, apakah kalian satu pemikiran <3
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2016-06-28 00:57:31
    Hei run, what do you think if someone fall in love with another girl's boyfriend? Should she makes a move or not?
    • I think there's no limit in falling in love, it could happen to anyone anytime. but it has always been my value that one should never put hands on things that are already owned. respecting the owner is like respecting oneself. it may be hard to control whom to admire, but it is always possible to control the actions. nope, no move should be taken :"""")
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2016-05-31 00:29:33
    Hai Runny, kalo berkenan saya boleh gak minta pendapat kamu. Jadi gini, saya laki-laki usia 30th dan sampai saat ini belum menikah. Bisa dibilang pekerjaan saya sudah layak untuk menjalani sebuah rumah tangga, banyak yang bilang saya ini sudah mapan tp begitu banyak pertanyaan2 yg blm sama sekali terpecahkan jika orang2 nanya "kapan saya menikah" termasuk kedua org tua saya yg mendesak hal itu. Saya sendiri gak tau gimana harus menjawab krn disatu sisi saya ingin sekali menikah. Disisi lain saya susah untuk percaya pada wanita akibat masa lalu saya pacaran 10tahun yg akhirnya ditinggal menikah. Permasalahannya adalah, sekarang saya berpacaran dengan seorang wanita yang lebih tua diatas saya 10tahun, tapi perempuan yang baru saja cerai dengan suaminya. Saya sayang sekali dengan wanita ini, sangat sayang krn bisa dibilang wanita ini adalah wanita impian saya. Saya sudah jalani hubungan 1th. Kemudian, saya punya staff pribadi perempuan yang usianya dibawah saya 10tahun. Saya dekat dengannya, hampir setiap hari saya habiskan waktu dengannya. Suatu ketika saya merasa staff saya ini punya pribadibyg sangat baik, lemah lembut, keibuan, dan sholehah. Saya pernah kenalkan staff saya ke orang tua saya dan mereka setuju jika saya dgn staff saya. Tapi yang membuat saya berat adalah saya gak bisa lepas dari pacar saya, memang keduanya sama2 baik dan cantik tp untuk masalah hati saya lebih memilih pacar saya. Menurut pandangan seorang Runny, jika saya siap untuk melangkah ke jenjang pernikahan mana wanita yg lebih baik yg harus saya pilih? Maaf ya run terlalu panjang, dan jika berkenan tolong jawab pertanyaan saya ya. Terimakasih banyak :)
    • coba deh untuk sejenak berhenti melihat apa yang mereka miliki & renungkan apa yang bisa kamu kasih :D saya percaya sih, sebaik2nya sebuah hubungan itu adalah hubungan yang bisa membuat kedua belah pihak lebih baik. lebih merasa dilengkapi dan dua2nya melihat ke 1 tujuan yang sama. teamwork utamanya. jadi bukan siapa yang (kata orang) paling baik atau siapa yang paling disetujui. tapi siapa yang membuat kamu ngerasa paling lengkap & siapa yang kamu pingin banget bahagiain :"""D karena that's true love. when you focus on making the other person happy. dan kalo dianya melakukan hal yang sama ke kamu, tentunya it will be a mutual relationship. kesedihan dan masalah pasti tetep ada, tapi keduanya nantinya akan selalu sama2 mau ketemu di tengah untuk solve bareng2. jadi opini saya, pilihlah orang yang bisa jadi temen kerja sama yang baik, yang mau bareng2 jalan mencapai tujuan yang sama, dan tentunya yang membuat kamu "terisi". kalo karena dia lemah lembut, soleha, baik, cantik, pintar, dan karena dia dia dia nya... masih banyak yang lebih dari seorang dia. tapi pastiin kalo cuma 1 yang senyumnya bikin kamu bahagia. karena KLOP itu gak ada ketentuannya. kalo cocok ya cocok aja. :D
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2016-05-17 05:54:30
    Kak runnyyy, aku mau cerita. Semoga kakak punya waktu buat bales, tapi maafya kalo panjang. Jadi gini, aku di selingkuhin sama mantan ku kaak. Which is, dia melakukan hubungan fisik. Dan aku bukan perempuan yang biasa melakukan hal itu, jadi pas aku tau dia kayak gitu, aku bener2 ancur kak. Bcs i gave him the most important thing as a woman :") aku se down2nya kak, dan se nyesel itu kenapa aku dengan bodohnya kayak gitu :") He asked me for a second chance. Tapi aku gamau memberikan second chance buat dia, karena aku pasti akan insecure dsb. But, sekarang dia malah makin anget sama selingkuhannya itu. Sakit banget kak :") aku sempet berpikir "apa aku salah ga ngasih kesempatan kedua", karena sampe sekarang aku masih suka stalking dia dan masih suka kepikiran dia. And, he's so happy with her, while i'm here crying for my stupidness. Kenapa dia gampang banget nyakitin orang dan berujung tetep bahagia2 aja :") while aku yang disakitin, still picking up the pieces and thinking a lot of another scenarios. But really, many things have been running through my mind. Kayak kenapa dia selingkuh, kenapa dia bohong sama aku, kenapa aku bodohnya dibohongin, kenapa aku masih sayang sama dia, dan apa yang kemarin dia lakuin ke aku cuma bullshit? Aku sebagai perempuan dianggap apa sama dia? :") i'm crying a lot kak ruuun, gapernah aku se down ini karena masalah cowok. Tell me how to forget him :"(
    • helau. well, the only thing I will tell you to do is TO EMBRACE THE PAIN. bukan lupain dia bukan seselin apapun itu yang udah kejadian. ini gak main2 ya, you are on your way to be a stronger woman after this. thank him for being a jerk sih. gpp banget untuk kamu bertanya why why why why why how could he, what had I done wrong etc and the only answer you would get: he came to your life to introduce you to pain that will make you stronger. silahkan perkaya diri kamu sama quote2 penguat diri yang bertebaran di luar sana hahahaha tp reality is reality: what matters is not what has happened, what matters is HOW YOU PERCEIVE IT. darling you're now reading an answer written by a survivor. dan frankly saying, it's not once or twice, I fell to the same holes over and over again. did I regret it? nope. have I been stronger? 100 yeses. multiple pain in high school tuh kayak disiram air keras loh :""D terus diulang lagi mau aja diboongin after Uni with a different person tuh kayak udah tau pernah disiram air keras tapi malah diminum. lol. stupid. tapi I always believe kalo kindness never fails sih. never. it will dumb you, but the victory lasts longer. tapi kindness itu harus dicombine sama a very healthy logic. kalo udah ngerusak ya usaha tinggalin dong harusnya. jadi your question kenapa dia sekarang bahagia dll, have faith kalo that kind of character (pendusta, disloyal) tidak akan punya hubungan yang juga respectful dan loyal nantinya. well kalo one day iya, ternyata happily ever after sama selingkuhannya ya berarti he managed to find his own kind. but you? you're not a liar and don't ever be. be you and you'll also find your own happiness. yang emang juga honest dan loyal. Alhamdulillah askRunny's author has found the man she's been looking for. di saat yang tepat dan dengan Gratitude yang berlipat ganda. karena apa? she's survived a lot of lies and misconduct. and you? you will too :p dan plis deh kamu gak kasih second chance itu gak perlu diseselin ya... ya stalking aja mantan kamu sampe rabun gpp. it will make you get used to what you don't wanna see. jadi kalo orang bilang "masih aja diliatin deh ngapain sih" dll aku punya pendapat yang beda. be painful. enjoy the pain. deketin rasa sakit itu. deketin pusat sakitnya. nangis ya nangis. lama2 abis kok tu air mata :"""D hahahahah. sadness doesn't last, sweetie. happiness juga. makanya when it exists, it needs to be appreciated. it makes you MORE HUMAN. and all those emotions, train yourself to control them. be a bold endoskeleton. ini bagian yang Insects baca deh: (http://goop.com/conscious-uncoupling-2/) love it. enjoy the pain yah! seru kok and I mean it! ;D
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2016-04-22 16:53:59
    Run gue diselingkuhin, disaat gue pikir gue akan ngelangkah ke jenjang lebih serius lagi sama dia. Dan umur gue ini bukan umur untuk main2 lg apalagi gue cewe yang menurut kehidupan sosial kita itu nikah jangan kelamaan (yang gue nilai bener juga). Dikamus gue kalo udh selingkuh itu udh hard limit gue run tp gue syg banget run sayang bgt. Dan skrg ada org baru yg mencoba masuk ke hidup gue dan gue nyaman sm dia. Tapi satu sisi mantan gue juga gabberhenti minta maaf ke gue dan usaha terus run. Gue bingung jujur aja karena gue sama dia kan ga sebentar. Gue bingung mau buka lembaran baru yg gue gatau kedepannya gimana atau mulai lg sm yg lama tapi gue udh tersakitin....
    • tergantung sih. beda2 tiap orang. ada yang emang udh harga mati, selingkuh coret. ada yang masih berusaha untuk tau motifnya & maafin. tapi kalo pandangan gw sih, masalahnya bukan kalo lo lanjut lagi sama si mantan padahal lo udah tersakiti. justru buat gw bukan sulit di terlanjur sakit hatinya. tapi lebih ke, emangnya hubungan itu akan tetep sehat ke depannya kalo dilanjutin? apa gak lo akan curigaan mulu kerjaannya + gak tenang damai + dia mungkin mengulangnya lagi? bukan masalah the wound is hard to heal sih, tapi won't you be too anxious of getting hurt again? dan itu pasti nantinya akan mengganggu. rasa takut itu. gw saran, keputusan lo nantinya itu harus punya dasar yang kuat sih. the fact kalo dia selingkuh itu lo juga mesti tau bentuk perselingkuhannya apa dan kenapa. iya, dia selingkuh. tapi jangan sampe lo sekedar emosi dan membabibuta untuk terminate dia. lo usir dia dengan logika. dan exiting with logical reasons adalah yang terbaik dan gaakan buat lo nyesel atau labil ke depannya. karena kalo, as you said, lo akan nikah sama dia, berumah tangga dan punya anak, TOLERANCE lo untuk FORGIVING itu akan lebih besar. you have committed and it's not easy to just leave your family (children) only for a cheating husband. jangankan selingkuh, orang2 yang masih bertahan di pernikahan walaupun diabandon itu buanyak banget. not teaching people to simply tolerate a misconduct, but there will be careful considerations in marriages when it comes to conflicts and resolutions. dan mumpung kamu belum ada di komitmen & ikatan janji bawa nama Tuhan, kamu harus selektif memilih. jangan stay karena nyaman apalagi karena udah terlanjur lama bareng2. the time wasted doesn't mean anything if you're not sure whether the relationship will work in the future. ini aku setuju banget sih sama opininya org yang komennya kuattach di bawah: choosing someone you marry is like choosing the problem you want to face for the rest of your life. and it's a HUGE commitment. jadi coba dipikir lagi apa iya gak mau coba kenal si orang baru? :p
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2016-04-14 07:17:47
    Hi nona runny! bagaimana membangun sebuah kepercayaan dalam sebuah hubungan?
    • kepercayaan itu benda abstrak yang wujudnya gak keliatan. yang bisa diuji hanya dengan waktu yang udah lewat dan waktu yang akan datang. sama kayak orang mau ttd kontrak. abu2 kan? cuma bisa bilang "liat dong portfolionya" "track recordnya gmn?". dan hanya dengan melihat ke belakang, kamu bisa kira2 gimana ke depan. selama janji tidak dilanggar, selama ucapan bisa dipegang, yang namanya kepercayaan baru bisa dibangun. :D
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2016-04-03 01:23:31
    Ka run menurut kaka bisa ga satu cewe sahabatan dengan satu cowo tanpa ada perasaan lebih? Ini bukan dalam satu peer yg terdiri dr 5 orang ya ka. Tapi ini pure 1 cewe dan 1 cowo sebagai individu
    • haahahahahahah. ini pertanyaan banyak orang sih. hmm.. sebenernya yang punya pikiran GAK MUNGKIN temenan doang tuh pasti golongan orang-orang yang sering banget nemuin case dari sekitarnya yang sahabatan cowok cewek tapi sebenernya gak sekedar temenan. jadi mereka pasti udah gak percaya sama boy-girl friendship :""""D hahahahah. which is ada benernya juga. tapi di sekitarku masih ada kok yang sahabatan banget cowok cewek tapi fine aja. gak banyak sih, tapi ada. tapi yang ada batas ya. jadi sahabatan yang yaudah.... saling lapor update & cerita kalo ada big events aja. tapi kalo sahabatan udah kayak pacaran yang kontakan tiap hari, update apapun cerita, tempel2, most likely sih... most likely ya... emang itu jadinya bukan sekedar sahabatan :"") hahahahaha. ya either salah satu fall atau ada sparkle sesaat atau apapun itulah. bisa disadari bisa enggak juga. karena menurutku special feeling starts from admiration. jadi kalo spend time udah sering, secara fisik juga attracted satu sama lain, apalagi saling emotionally fulfilling.. kemungkinan besar ya bisa end up pacaran. so for this, I don't really have a black or white answer. it's still in the grey area, for me. but I do have my references. ini ada quote gitu yang aku setuju: "A guy and a girl can be just friends, but at one point or another, they will fall for each other.. Maybe temporarily, maybe at the wrong time, maybe too late, or maybe forever..." emang kayaknya gak mungkin pure sahabatan banget cowok cewek, however... ada juga satu buku yang aku punya judulnya "I Think I'm in Friend-Love With You". it best explains how a person adores his/her best friend... but it's just not that romantic kind of love. dan komik di bawah ini kumpulan halaman-halamannya. happy exploring :D
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2016-03-26 01:49:58
    Gw suka sama satu cewek, seumur hidup gw ga pernah ngalamin perasaan sebegininya. Dia temen satu kerjaan gw, waktu pertama kenal, gw nyantai aja, krn emg gw tipe yg jarang banget ngalamin having feels at the first sight, gw tipe yg mengagumi dari kepribadian. Dan sekarang hampir dua setengah tahun gw kenal dia. Dimata gw, dia perempuan yang nyaris sempurna, pribadinya lembut tapi penuh ketegasan, intelijennya, pembawaannya, jiwa sosialnya, can't explain it! You should meet her and know it by your self. Udah hampir dua setengah tahun gw deket sama dia (sahabatan) selama itu jg gw mendem perasaan gw. Gw ga pernah cerita ke siapa-siapa soal perasaan gw, dan kalo pun gw cerita, gw cuma bakal cerita ke yang sama sekali ga kenal siapa gw (laman anonymous ini, terima kasih sudah berinisiatif membuat website ini), dan ke yang paling tau gw, Tuhan. Anyway, sebelum kita temenan deket, dia baru aja jomblo, dan sejak itu, sampe sekarang dia masih nge jomblo. Bkn karna engga ada yg ngedeketin dia, tapi dia nya engga pernah ksh respon, karena emang masih blm move on. Dan gw, gw jadi orang yg tau semua hal tentang dia. Gw jadi orang yg dia jadiinn tempat buat cerita apapun. Gw jadi orang yg secara engga langsung dia ajak buat ngerasain apa yg dia rasain. Gitu jg gw, setiap ke kantor yg pertama pengen gw tau, dia ada di mejanya. Singkat cerita, mantannya ngehubungin dia lagi, dan seperti biasa, dia cerita ke gw. Dan gw, seperti biasa juga selalu ready buat jadi listener, dan kasih saran supaya dia perjuangin berdua, "pasti ada jalan!" itu yg selalu gw blg ke dia, karna gw ngerti gmn pengennya dia buat bisa bareng lagi ama tu cowok, dan gitu juga si cowok, tp emg keadaan yg buat kecil kemungkinan mereka bisa bareng, tapi Gw ga bisa cerita kenapa. Sering bgt gw hampir lost control, susah payah gw nyadarin diri supaya ga kebawa suasana. Kemarin, Gw ga sengaja ngelihat dia lg buka salah satu aplikasi texting, dan lagi texting sama mantannya itu. Gw gatau waktu itu gw jealous abis, rasanya gw kebakar parah, tapi gw bisa apa? Pengen bgt rasanya ada mukjizat dtg trus nyadarin dia, ada gw loh. Lo bayangin aja, dua setengah tahun ruuuunnnnnn, dua setengah tahun! Perasaan Gw cuma gw teriakin dalam hati. Tapi bayangin, dua setengah juga dia bisa tahan ga lihat kiri-kanan, dua setengah tahun juga dia blm bisa move on! Kadang rasanya gw pengen nekat bilang jujur, tapi terlalu mahal yg gw taruhin, ga menutup kemungkinan silaturahmi gw ama dia bakal kepengaruh. Gw mungkin emg ga bisa jadiin dia seseorang yg spesial dihidup gw, tapi se-enggaknya gw ga kehilangan sahabat gw. But It suck when you can't express your feel!!! Gw gatau lo bacanya jijik atau apalah, nganggep gw cowok alay, lebay, cengeng, drama, whatever. I just wanna tell some one, but I didn't believe anyone. Dilain sisi, menurut gw Cowok ama cewek itu sama-sama punya hak buat cerita keluhan perasaan, manusiawi. Menurut gw sih. Tapi kadang, gw ngerasa terkadang orang-orang kurang memanusiakan kami (lelaki). Tapi ya, ini cuma pendapat gw aja, diluar cerita gw tadi. BTW, Entah ini minta pendapat? atau cuma sekedar cerita? Intinya gw cuma pengen aja nulis disini. Thank you for this nice anonymous website, Run! Success for your live and Carriers.
    • gak jijik kok. men have the exactly equal rights to feel sad or confused. just like women. gw juga setuju sih, kalian laki2 kayaknya lebih dituntut untuk "less human" karena harus lebih kuat, lebih tahan banting, lebih less dramatic. sebenernya enggak. galau sih galau aja. manusiawi. ahahahahah. well, all i can say is, it's a beautiful feeling you have there. dan sepertinya this girl is very special for you. dan her personality seems very interesting too. mungkin lo cerita ini juga gak ngarep apa2 & cuma tumpahin kegalauan lo aja, which is fine, tapi mungkin gw juga mau komen tentang beberapa hal. lo bener sih, the gamble you're facing itu sangat risky. artinya, kalo lo ngakuin ke dia, chances are: persahabatan kalian bisa berubah or worse, lo bisa keilangan dia. buat gw even WORSE lagi karena kalian sekantor. things would be very different kalo auranya udah negatif gitu. boong banget kalo masih bilang bisa profesional. most of the time we're just human beings yang kalo lagi bad mood ya bad mood. dan if things turned out NOT accordingly, alias gak sesuai sama ekspektasi ya, you might risk your job too. lumayan banyak kasus begini yang gw tau. dan end up nya ya jadi lebih complicated. because you can run from someone but you cannot run from your job just like that kan. dan kalian akan dipertemukan 5 hari seminggu anyway effortlessly. itu pertimbangannya. tapi ini still 50:50 sih sebenernya. the first 50 adalah, lo ngomong terus dia gak ngerasa yang sama alias you've been friendzoned this whole time, terus dia kecewa karena lo membuat hubungannya jadi awkward. I know a friend yang dia murka total ke temen cowoknya karena si temen admitted his special feeling ke temen gw ini. she was like "why are you doing this to me? why are you doing this to us?" jadi bagi temen gw, si cowok egois. ya pretty much kalo mutusin untuk ngomong itu ada sisi bela self-ego nya sih. tapi buat gw gak ngomong pun ya bisa jadi egois juga. lalu the other 50 adalah, lo ngomong dan ternyata dia juga memendam rasa yang sama, even kinda regretting WHY lo baru ngomong. krn as a girl dia merasa it's your responsibility to start the sensitive topic. itu happy ending. tapi another threat adalah... which ini sebenernya SANGAT penting. I don't know whether you believe this or not tapi pas pacaran you might not like her AS MUCH as ketika lo jadi sahabat dia. and this happens. the feeling might change. you might love her even more or you might turn your feeling into something yang lo juga bingung apa. singkatnya dia bukan lagi si dreamy girl you liked before. beberapa faktor sih. pertama, menjadi sahabat dan menjadi pacar itu beda. ada tanggung jawab ataupun kondisi yang mungkin gak dihadapin dalam friendship biasa. ada tuntutan dan ada pagar yang akan ilang (kalian akan hidup 24/7 - marriage wise). itu semua cuma bisa lo jawab dengan beneran jadi pacar dia. ada kasus yang NYOBA pacaran dengan sahabat dan gagal. karena ya... kedua, ada cocok2an itu. lo nih posisinya adore dia banget kan sekarang. kayak she's at the top of your mind dan everything juga lo kasih buat dia. di hubungan serius, gak bisa. lo harus bisa kasih arahan dan bimbingan. jalan berdua, posisi sejajar. atau ya by case ada yang lebih dominan dari yang satunya. yang pasti dengan 1 tujuan: kebaikan hubungan. tapi ya gak bisa yang "I love you that much and you can take everything in the world because you deserve it". that's unhealthy. jadi ya puzzle piece nya blm tentu cocok. harus dicoba yang pasti. yang berhasil banyak, tapi yang gagal juga gak sedikit. saran gw sih, lo bisa ambil jalan tengah. utarain... tapi dengan sangat smooth. becandain aja "menurut lo kalo kita pacaran cocok gak ya hahahaha" ya yang menjurus2 gitu deh. jangan tergesa2. tapi juga menurut gw jangan dipendem gitu aja sih. lo cuma hidup sekali. kalo lo pendem seumur hidup, terus lo mau gak mau pacaran sama orang lain mau nikah, tapi masih ada secretly unfinished business sama cw ini, beban pasti. gak plong. dan gak sehat. let her know, let yourself know whether or not there's a chance.... tapi dengan cara yang sangat smooth. cuma lo yang bisa mengukur kira2 reaksi dia positif atau negatif. tapi yang pasti... you must free yourself from this torture. you don't need to tell her everything, you just need to let her know a bit or two. kasih kisi2 tapi yang bisa melegakan lo. if life is only between birth and death, for you this time it's about GO HARD OR GO HOME :D
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2016-03-26 00:33:08
    hi Run, menurut km kalo baru jadian trs kita baru tau kalo ternyata wkt pdkt ke kita, ga cuma kita aja tp ada 3 cewe lainnya, menurut km gmn? thanks run success always
    • menurutku........ he used his time wisely to select. hahahahahaha. ibarat orang cari kerja, untuk mencari yang tepat, apa iya gak boleh nyebar CV? hahahaha. kecuali kalo udah pacaran & udah milih 1 tapi masih maintain kiri kanan gak ngudahin baru sih....... kill. HAHAHAH
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2016-03-25 23:30:46
    Ka runny maaf banget mungkin kaka terlalu sibuk krn beberapa pertanyaan aku belum terjawab. Aku cuma mau cerita ka dan jujur aku bener2 gatau mau cerita kesiapa karena takut. Jadi cowo yg udh deketin aku selama 6bulanan dan skrg hampir 8 bulan itu masih sama aja ka, tapi memang ada alesannya pertama dia anaknya tertutup banget, kedua dia sama aku beda agama aku muslim dan dia ga, tp kalo diblg flirting2 dia ngelakuin itu juga ke aku dan beberapa kali dia blg ke aku kalo dia ga berani untuk nembak cewe. Aku sekarang jujur ada dititik lelah capek jenuh sama ini semua dan sampe aku mau nanya maksud dia selama ini apa? Tapi pada dasarnya kita seperti tmn deket yg gatau deket krn nyaman atau dia emg ada maksud. Menurut ka runny apa salah kalo aku nanya?
    • gak salah lah! justru itu saran pertama yang akan kukasih ke kamu. harus nanya. karena truly, komunikasi itu salah satu hal terpenting di hubungan setelah respect. dan kalo dia gantung gak jelas gini kan kesimpulannya he's just playing around, disrespecting you. kamu di sisi lain juga harus lebih tegas. no matter how much you like him, if he's just the kind of guy who says A does B, he's not worth it. gak begitu penting kok dia tertutup atau kalian beda agama. apapun alesannya, kalo dia gak jelas, atau ya ngebuat kamu ngerasa gak tenang, ya salah. kalo gak jelas tapi pake flirting ya it's pretty obvious kalo he's a jerk. dan gak boleh mikir dia bisa berubah karena kamu. gunakan kelelahan kejenuhan kamu untuk nanya sama dia & stop jadi bulan2an for almost a year. come on, kamu pasti bisa lebih berani. berani untuk ninggalin yang gak pasti :D
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
BACK TO TOP