image

LOVE & RELATIONSHIP

The mystery one can never decode
  • 2015-11-19 03:43:43
    hi kak, aku mau tanya pendapat kaka ttg perjodohan. Seandainya kaka di jodohkan dengan laki2 yang bukan tipe kaka dan berbeda dari segi pergaulan, interest, dan kak runny tau kalau kaka sama dia akan nggak nyambung dari sisi omongan dll. Tapi menurut kedua orang tua kaka laki2 itu adalah pilihan terbaik untuk kaka, dengan pekerjaan yang sudah jelas dan laki2 itu taat beribadah. Apa kaka akan menerima/menolak? Dilain sisi ka runny sudah punya pacar dan tidak direstui oleh kedua orang tua kaka karna faktor yang kak runny nggak bisa terima karena alasan yang tidak masuk akal.
    • i can say it's complicated. if you're forced to accept your parents' choice, you completely kill your existentialism. but again, some people choose to live their lives to obey whatever their parents ask. so let's discuss this a bit deeper. first of all, you need to understand that your parents want the best for you, mereka mau yang terbaik untuk kamu, mereka gak mau mengulang kesalahan yang pernah mereka buat dulu dan nebus semua di kehidupan kamu, mereka menjaga kamu agar tetap aman dan terhindar dari kesusahan. pertama pahamin itu dulu. niatnya demi kebaikan kamu. ada orangtua yang bisa diajak kompromi, diskusi, & mau ngedengerin, ada juga yang saklek & otoriter. ya tipe2 manusia pada dasarnya aja kan: beda2. di sisi lain, memilih pasangan hidup itu, untukku, gak bisa banget dipilihin orang lain. kalo dipilihin & ternyata kita suka, Alhamdulillah. tapi kalo enggak, the one suffering seumur hidup kan kita. gak main2. nah kalo udah begini, kamu hanya bisa usaha untuk coba diskusi. kamu coba promosiin pacar kamu, secara objektif, kenapa menurutmu dia emang cocok jadi suami kamu. sorry to say, tapi kalo emang dia gak punya kualitas untuk jadi teman hidup kamu ya, bye aja. di sini kamu butuh pikiran yang lebih jernih & objektif. suka sih suka, tapi kalo pemales, gak bertanggung jawab & gak jelas ya jangan mau. ini susah tapi ya ini for your own good. nah kalo ternyata emang orangtua kamu kasih alesan yang jelas kenapa pacar kamu gak qualified, dan kamu gak suka sama orang pilihan mereka, ya kamu re-bargain, minta pilihin yang lain. kamu juga harus buka diri mau coba ngobrol sama calon2 yang orangtua kamu pilihin. yang pasti kalo gak cocok, kamu berhak untuk menolak. kalo kamu mau nyoba kenal sama pilihan mereka, ini tandanya kamu mau ambil jalan tengah yang win-win untuk kamu & ortu kamu <3 tapi dalam hal ini, agar adil, kamu juga harus bicara sm pacar kamu. kasih tau alesan kenapa ortu kamu gak kasih restu. dari situ kan keliatan, apa cowok ini dewasa atau enggak. menurutku tanggapan yang bener adalah kalo dia terima kritik yang ada, mungkin kalo bisa diubah ya ubah, take the chance & have some courage to talk to your parents maybe? itu kalo emang dia kesatria. nah kalo tanggepan dia nerima & mau kamu nurut alias yaudah putus aja, bisa jadi dia sadar dia gak mungkin berubah, dia gak punya pasukan dan amunisi untuk menangin battle nya, then ya itu namanya bukan menyerah gitu aja, tapi ya pasrah sama kenyataan. kalo dia marah terus mau rebel gitu minta kamu gak nurut, ya itu baru loser. intinya, aku cuma bisa kasih gambaran betapa pentingnya untuk hidup sesuai pilihan kamu dengan harmoni bagi seluruh pihak. bukan berarti kurang ajar ke orangtua & gak nurut. inget kamu masih bisa bertahan sampe sekarang juga karena orangtua. jadi satu2nya cara agar seimbang adalah diskusi & negosiasi. semoga ketemu jalan tengahnya :* be patient, be in control, be wise. target: finding a solution that can make everyone happy. :D
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2015-10-09 01:38:21
    kalau pacar mu, atau calon suami kamu imannya masih kurang gmn? such as yahh masih jarang solat bgt.. yaa masih jauh dari yang diatas. apakah lo akan memaksakan dia utk hrs solat? what would you do? penting gak sih bagi lo calon suami yang beriman?sebaik apapun orang itu.
    • you can never change someone's belief. the way people think... what they believe... emang udah terbentuk dari apa yang mereka alami dan menimpa mereka secara langsung. jadi it's pretty harsh to force. menurutku, kalo emang kamu orang yang beriman, carilah orang yang paling enggak juga "percaya" dan mau "bertakwa". nanti tinggal dipertajam imannya bareng2 deh ;-p
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2015-09-29 05:47:53
    Hey, kalo lo bisa nebak gw siapa (mungkin bisa diliat dari cara gw nulis), line gw lgsg ya wkwk. Anyways, mau nanya beberapa pendapat dari lo. Love itu apa sih? Do u believe love at first sight? How do u know if u love someone? And do u think he's the one (u-know-who)? Itu aja sih pertanyaannya. Gara-gara lo post askrunny di IG jadi gw lgsg visit trus nanya deh wk Thanks. Sincerely, Mr. Gemini
  • 2015-09-15 01:35:01
    hallo kak, i'm 20 and havent been in a relationship before. baru2 ini aku sadar kalo the main problem nya ada di diriku sendiri yang kurang bisa open up sm org2 yg pdkt. i found it very uncomfortable with those guys,kalo mrk udah nanya2 mslh personal, meskipun sesimple "lo abis lulus mau lanjut s2 apa lsg kerja?" karna aku bisa tau banget intention mrk yg sekedar mau temenan atau lebih. (padahal kan emng inti dr pdkt kan buat tau satu sm lain kan) tapi gatau knp aku ga nyaman aja kalo udah menjurus2 ke pdkt gt. kalo dulu sih aku anggep santai aja dan ga nanggepin mrk sama sekali, tapi skrg udah crucial nih karna mau ga mau kan yg namanya relatioonship harus terbuka sm pasangan. ada saran ga kan? tqqq
    • iya sih.. hubungan emang salah satu kunci utamanya itu komunikasi & transparansi. bukan berarti kita harus langsung naruh privasi kita semua2nya di meja, tapi yang jelas ada kemauan untuk berbagi cerita. dan ada informasi yang disampaikan. itu kan arti komunikasi :") kalo seandainya kamu belum siap untuk "membagi" diri kamu ke orang lain juga gpp sih sebenernya. hahahaha. kalo kata this very special guy, dia bilang kalo kita pacaran tuh sebenernya kayak irisan aja. we still have our own family, friends, work, tapi kita menjalaninya dengan orang lain dengan elemen2 yang sama dan ada irisan di tengahnya. yang tentunya dishare barengan, saling support dll. yang pasti untuk bisa ada irisan itu ya harus ada komunikasi. jadi kalo kamu udah ngerasa masalah kamu ini gak beres & berharap bisa lebih open lagi ke orang lain sih... kamu harus ubah mindset kamu. pelan2 dicoba. kalo emang gak suka sama cowok yang lagi deketin sih ya gausah dipaksain. tapi kalo suka tapi belum bisa terbuka--ini baru harus diusahain. I have a friend whom I've known since very little. kita grow up bareng. aku tau persis proses perubahan orang ini. gak instan sama sekali. tapi ya progressnya itu tangga. naik ke atas. dan aku salut. dari yang zaman SMP total jutek ke cowok, SMA yang udah mulai bisa bertemen luwes sama cowok, dan sampe sekarang juga banyak banget perubahan2 lainnya tentang hubungan. itu semua lahirnya dari mindset: "things will be better if I change". jadi lihatlah perpindahan kamu dari A ke B karena memang kamu percaya B lebih baik dari A. bukan karena kamu bangga kamu bisa pindah. karena itu sifatnya sementara. tapi kalo kamu lakuinnya karena value, karena emang kamu dengan sadar ingin berubah, pasti akan permanen. jadi kembali lagi, if you think that you need to change for your own betterment, so that you can sign up for a healthy relationship, do it now: CHANGE. bahas aja ke yang lagi deket sama kamu kalo emang kamu lagi transisi dari cewek tertutup ke terbuka. kalo dia emang orang yang tepat pasti akan ngerti & mau sama2 jalanin. terpentingnya sih, kita harus punya nilai2 friendship di hubungan kita sama pacar. aku gak tau sih kamu emang dasarnya tertutup atau cuma ke cowok2 itu doang. kalo cuma ke mereka aja ya berarti you need to consider those guys--friends. yang nyaman, seru, dll. ya selayaknya temen biasa aja ;p nah kalo kamu emang pada dasarnya tertutup ke semua orang, ya berarti kamu harus pelan2 untuk mau lebih santai berkomunikasi. karena sejujurnya, komunikasi itu penting di semua bentuk hubungan, gak cuma pacar2an aja. how we communicate is somewhat one of the success factors loh. karena ya kita gak hidup sendirian, kita makhluk sosial. dan sepinter apapun kita kalo ide yg kita punya gak disebar ke orang lain dan gak ada komunikasi, ya sulit. hihihihih. mindset dulu pelan2 ubah.. inget, B itu lebih baik dari A. and the rest will follow ;D
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2015-09-14 23:55:40
    Run menurut kamu, pacaran yg udh berlangsung lama atau berrtahun-thn. emang pasti udh ngelakuin hal yg macem-macem ya?(hal negatif). trs menurut kamu yg kaya gitu cinta yg tulus bkn? tolong di jawab ya run, thanks before:)
    • hai :D menurutku kontak fisik itu gak bisa serta-merta mencerminkan apakah seseorang tulus atau gak tulus sih di hubungan. karena sebenernya ketertarikan secara fisik satu sama lain itu justru salah satu faktor dari adanya cinta. jadi tiap case pasti beda. temenku pernah kirim e-mail tentang relationship analysis gitu yang buat Boston Consulting Group (BCG). jadi ada orang namanya Andy Meyer yang me-review relationship dirinya sendiri dan pacarnya di tahun 1996 (dijadiin PPT di tahun 2008) terus dia pake beberapa teori yang nantinya jadi ditarik kesimpulan untuk evaluasi dll. pake grafik & tabel gitu. me likey. HAHAHAHAH. nah di salah satu page nya itu ada tentang key drivers dari Love; yaitu Companionship (beraktivitas bareng kayak nonton, party, jalan2), Affection (ketertarikan secara fisik dan nonfisik), dan Compatibility (kecocokan kepribadian dan fisik). dengan kata lain, tiga hal di atas itulah faktor terbentuknya hubungan yang penuh cinta. menurutku, kalo kita bicara soal hubungan fisik, itu adanya di bawah Affection. ketika tertarik, pasti seseorang ada urge bisa untuk romantically (or wildly) touching dll. yang tulus, itu dibarengi dengan keinginan untuk menghargai, memiliki, dan menjaga. kalo yang gak tulus, tentunya itu dilakuin hanya untuk memuaskan diri alias sebatas kebutuhan. kesimpulannya, ketika hubungan fisik itu dilakuin, gak bisa langsung ketok palu oh itu fix gak tulus. enggak sih. buktinya banyak kok hubungan2 yang memang secara fisik sudah jauh dilakukan dan berujung menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, & warahmah. eh btw ini agak keluar konteks, tapi poin ketiga Compatibility itu seru juga untuk disorot. karena tadinya menurutku, manusia kan emang gak ada yang cocok 100%, it's all about mengerti, menoleransi, dan menerima. tapi dalam praktiknya, hubungan itu ternyata emang lebih smooth, jauh dari konflik, dan membahagiakan apabila kedua orang tersebut ya cocok. gak korslet gitu loh karena kabelnya gak match. yang pasti jadinya lebih tenang, jauh dari konflik2 minor & membahagiakan. 100% cocok pastinya enggak, tapi mendekati itu (dan didukung dengan dua faktor Companionship & Affection) pasti hubungan jadi lebih oke. ya gak sih? :""") seru amat. ahahahah. pertanyaan pertama kamu, jelas belom tentu. beda orang beda gaya beda prinsip. jadi lama pacaran belum tentu udah pasti melakukan kontak fisik dalam bentuk apapun itu. hihihihih. semoga menjawab yah. <3
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2015-09-02 00:38:44
    Kak jadi aku sama mantan aku dulu tuh pacaran nya ngga jelas bgt chat bisa 5 hari sekali & ketemu bisa sebulan sekali padahal sama2 di jakarta, kalau aku bilang "knp kamu kayak gitu" dia bilang "kita baru pacaran, orang nikah aja ngga gitu2 amat" menurut kakak dia bener atau gmn yah? Tapiii, akhirnya skrg aku udah putus sih hahahah soalnya ngga kuat & pas ngobrol2 putus dia kayak nanya gitu kak "kamu ada yg ngedeketin ngga selama pacaran sama aku?" Trs aku bilang yah kalau ada juga ngga aku tanggepin soalnya udah punya pacar, eh dia malah bilang "aku ngga kyk gitu deh, kalau ada cewek chat atau gmn2 sama aku, aku tanggepin aja, mau di bilang php lah, cewek itu aja yg kepdan, kan cuma nambah temen" lol lol lol...&& ternyata contact line nya banyak bgt temen ceweknya :(( menurut kakak dia tuh tipe cowok yg gmn yah jadinya? Maaf yahhh nanyanya rada banyak & random sekalii, makasih kak sebelumnya
    • dari cerita kamu sih, dia gak bener. dia tipe yang yaudah bodo amat this is my life my rule etc tapi ya.. walaupun kita sebagai manusia emang punya hak akan kebebasan yang mutlak, tapi aku percaya kalo satu2nya hal yang membatasi itu adalah kebebasan orang lain. jadi ya gak bisa seenaknya juga running here and there leaving scars. emang lau pikir lau siapa :""""D dan aku pernah denger istilah "terkadang kebenaran itu adalah sesuatu yang memang diakui benar oleh masyarakat banyak dalam suatu area" jadi ya, social judgment itu sebenernya penting banget. kita bisa aja hidup yang hanya berpegang teguh sama cara hidup kita sendiri, tapi kalo seenaknya & nyakitin orang lain, buatku ya salah. jadi bebas aja sih sebenernya buat mantan kamu yang berprinsip untuk gak mau hargain atau nyenengin pacar atau gak mau berkomitmen, tapi ya harusnya kalo emang kayak gitu, dia carinya juga cewek2 yang gak serius. kalo sama kamu kan jadinya nyakitin karena visinya clash. and it's quite simple... you should just get away from him & look for other guy who shares the same way of thinking as you do. the one who can be involved in a relationship based on mutual respect. that's the only way for you to value your own worth :"")
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2015-08-20 02:18:33
    Kak run, aku baru baru ini dideketin cowo. At first, dia cowo bgt, physically dan cara berpenampilannya cowo bgt. Sampe aku ketemu dia.......dia agak cong gitu kak. Aku jd agak takut gitu sm dia. Dia kyk somehow sensitif bgt, lebih sensitif dr aku kali. Terus aku sama dia baru kenal kayak 2 minggu, dia posesif parah sm aku. Yang aku mau curhatin tuh: sejak ketemu org kayak dia, aku jd suka meragukan cowo gitu, aku jd over analyze everything, dan terkesan mencari2 sisi "ke-cewe-an" cowo gitu kak. Jdnya aku gampang ilfil sm cowo karena ngerasa cowo itu cong :''''''
    • hahaahahahaha. cian amat :"""") yang pasti kalo posesif parah tuh letih sih. kalo masalah cong nya....... tergantung judgment masing2. karena cong di konteks kamu ini kan yang kayak sensitif.... terus jadi kayak lenje kan gak laki. well no one knows juga ni orang emang bawaannya aja immature atau ada faktor lain :"""D setiap cowok punya sisi cewek dan juga sebaliknya kok. tapi susah juga emang kalo terlalu cewek banget. kalo gak nyaman gausah sama dia sih. soalnya bisa aja di luar sana ada yang nyaman2 aja sama dia. jadi intinya kalian gak compatible aja to each other karena salah satu aja udh risih kan. kamu gampang ilfil gpp tapi jangan juga cari sisi kecewean tiap cowok sih.. KARENA PASTI ADA.... hahahaha. sebenernya, asal dia bisa bikin kamu aman dan tentram selama sm dia, nyaman jadi diri sendiri.. dia hanya "cong" menurut versi kamu. aslinya mungkin enggak? hahahaha. kalo belom ilfil akut, coba ajak ngobrol serius luar dalem aja biar ketauan true colornya. dari situ kan ketauan yay or nay hihihihi :p
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2015-08-19 03:18:23
    Hai run, aku mau nanya pendapat kamu plus cerita sih hehe Aku udh pacaran 2thn sama pacarku trs tiba2 kita putus dgn alesan dia ga mau ngerusak aku, karna dia biasa pacaran dgn cewe sebelum2nya pasti udh ngelakuin yg lebih dari kissing. Sedangkan aku pcrn sama dia cuma yg biasa aja just hold hand,hugging,kissing aku ga mau ngelakuin yg lebih. tapi kita bener2 saling cinta bgt. Cuma menurut dia,nunjukin cinta pasti dgn cara kaya gt "lebih dari ciuman" dan akhirnya kitaa putus karna aku ga bisa ngelakuin itu ke dia, karna menurut ku nunjukkin cinta ga mesti dgn cara kaya gt, honestly aku tulus bgt sama dia. Mau dia nyakitin aku gimana pun, sampe sekarang perasaan aku ga berubah sama dia Menurut kamu gmn run?
    • do believe that a healthy relationship consists of two people having the same vision; looking towards the same direction. teamwork sih. absolute partnership. flying to the same destination. menurutku rada percuma kalo maksain hubungan sama orang yang sebenernya keinginan dan tujuannya beda. ibaratnya, satunya serius satunya main2. satunya merasa komunikasi fisik penting, sementara satunya gak suka sentuh2an. what for? menurutku cinta dan ketulusan jangan sampe jadi pendukung untuk memaksakan suatu hal yang udah jelas ujungnya. sesuatu yang gak bisa diubah. apalagi kalo dia udah sampe mutusin, berarti dia lebih memprioritaskan "kebutuhan" dan "kepentingan" dia daripada kamu.. iya bisa jadi dia mengucap kata sayang cinta dll tapi itu harusnya sejajar dengan keinginan untuk bersama kamu & ngebahagiain kamu. bukan malah lepasin. dan dia bukan orang jahat juga sih karena dia cukup jantan untuk ngejelasin ke kamu alesan dia mau putus. jadi clear. yang kuliat sih emang dia masih lebih cinta diri dia sendiri dibanding kamu :"""""D well, be with someone who is willing to give more. trust me. a man must be extremely in love with you to be able to protect you now and tomorrow, constantly. harta tahta wanita gak akan jadi penggoda yang berarti. jadi you'd better let him go sih. semata2 karena emang kalian beda aja. gak usah disama2in kalo emang beda :""""D bahagia itu bukan untuk dikejar kok. kalo kita hidup dengan pola pikir yang bener, ngelakuin hal2 yang bener, sejalan sama goal yang mau dituju, insya Allah bahagia.. :") bersyukur & positif aja. hihihiih. dare to take tough yet right choices in order to get different yet better results :") <3
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2015-08-09 03:43:11
    ka runnn kemaren aku ngbrl sm pacarnya temen aku, jadi aku bilang kalau aku mau nikah umur 24-25 gitu tapi kalau samap umur 25 belum ada pacar atau jodoh belum keliatan aku mau lanjut S2, tapi pacarnya tmnku bilang kalo "yakin lo?cowo malah nanti minder buat deketin lo loh" tapi diotak aku dari sekarang itu tuh aku ga perlu cowo yang minderan dan kalau aku S2 berarti itu ningkatin value aku juga gasih jadi seengganya cowo yang deketin aku setara s2 juga atau lebih, tapikadang aku mikir kaya aku ga cntik2 banget kaya cewe diluar sana jadi kadang takut juga gitu loh ka huhuhuhu
    • hahahaha. let's discuss this. pernah denger istilah 'trophy wife' gak? coba baca (http://www.huffingtonpost.com/kristen-houghton/the-new-trophy-wife_b_6207364.html) hmmm menurutku, we don't need to degrade ourselves for men. kita harus respect, iya. kita harus menghargai mereka, iya. tapi it must go both ways. dalam artian, harus saling. bukan salah satu pihak aja kepisah gender. laki2 menghormati perempuan, dan sebaliknya. kamu bener banget kalo kamu S2 tuh ningkatin value. iya banget. kan niatnya improve diri. yang salah tuh kalo udah sekolah & karir tinggi2 terus jadi sombong & injek2 orang lain (laki ataupun perempuan). itu gak bener. dan pemikiran kamu kalo belom nikah umur 25 mau S2 juga ya relevan gak relevan sih. bisa aja kamu jadi lupa cari pasangan karena keasyikan belajar atau bisa juga kamu malah dapet jodoh di sana :p jadi apapun rencana dan keputusan kamu.. selama itu bisa memajukan diri, go for it! don't be afraid to move forward, if someone really wants to be with you, he surely will have bigger hands to hold the trophy :D
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
  • 2015-08-08 03:19:59
    Hi kak..aku butuh saran km nih..cowo ak ketauan boong sm ak, otomatis ak marah donk.. Dia lgsg minta maaf dan bilang ga bakal boong lagi. Tp ga lgsg maafin dia. Trus tiba2 dia ilang gada kabar selama seminggu. Lgsg bbm bilang kalo kita harus putus. Menurut dia itu jalan terbaek buat kita. What should i do kak? Menurut kakak, dia serius ato cuma emosi doank?thanks ya atas sarannya
    • hahahahaha. emang orang zaman sekarang rada gila juga ya. whoever is reading this, bear in mind: STOP BEING SELFISH. aku juga bukan bidadari yang gak pernah nyakitin orang, aku sering pasti bikin orang sakit hati di manapun aku berada dari dulu. tapi once udah belajar kalo itu gak baik, jangan dilakuin lagi. jangan gak adil sama orang dan jangan seenaknya. ini mantan kamu sih bury aja di Earth's inner core alias kubur aja di inti bumi. dan baby please, one thing to learn: there's no need to think too far, too deep, only to find the reasons why someone did something. gak perlu cari alesan yang bisa membenarkan sesuatu hal yang udah jelas2 salah (note to self). gak perlu lah kayak, dia emosi atau serius sih blabla.. ya kalo itu dilakuin ya itu udah dilakuin. apapun alesannya, itu gak bener, kurang ajar, gak jelas, dan harus dihukum. there's that one day ya, ketika aku sadar kalo yang namanya sistem penjara tuh perlu banget adanya. kalo bukan karena jera dan sadar, orang tuh cenderung akan tetep ulangin kejahatannya. karena manusia terlalu kompleks dan emang gak bisa dipukul rata. dan yang aku liat, apa yang dilakuin mantan kamu itu, mau serius atau emosi, gak bisa diterima gitu aja. dan harus bersyukur sih sekarang udah putus, karena kalo menurut dia ini jalan terbaik, ya bilang aja "ya siapa juga yang mau lewatin lagi jalanan yang isinya diboongin dan tiba2 gak dikabarin tanpa kejelasan?" kamu mau? you'd better not :p
      Runny Answers :
      image LOVE & RELATIONSHIP
BACK TO TOP